Senin, 23 Januari 2012

SEJATI ^_^

Sejak kehadiranmu hingga kini
ruang hatiku beraroma wangi
buaian bunga-bunga rindu menari
yang kau tanamkan ditaman hati

makin hari bersemi
tanpa layu senyum ini
berharap ketulusan yang suci
darimu pujaan hati
kumohon,jangan biarkan aku sendiri
kuhanya ingin sedikit mengagumi
bayang dirimu dari balik tirai

menjadi harga mati & tak tertawar lagi
melindungimu dari pengganggu hati
Hati ini tegas menghadapi
janganlah engkau ragu lagi...

Hati ini milikmu abadi

Sabtu, 21 Januari 2012

sedikit RENUNGAN buat orang yang merasa Dewasa !!

oleh Juliana Hartati Naibaho pada 12 Januari 2012 pukul 15:10

 Waktu itu aku hanya duduk duduk santai diantrian salah satu Rumah Sakit di kota tempatku dengan jemari yang asik menari di keypad handphone, musik mengalun irama Beat/Hip-Hop melalui headset dan Sebuah komik Lucu yg sering ada ditas ku.. 
Tiba-tiba... 

Ada seorang anak kecil sekitar umur 6tahun +/-
duduk tepat disampingku yg kebetulan kosong.
(melihat sekeliling dan melihat kearahku) 
aku diam saja pura-pura tidak tahu.
Lantas diam-diam dia melirik ke komik yg kubaca dengan asyiknya.
Ternyata.. 
Dia ikutan membaca komik itu, aku diam saja, padahal sebenarnya tahu. Lalu aku menyelesaikan bacaanku.
(hening....)


"kaka suka Sinchan?"

"ehh.. Kamu ngomong sama aku?"

"iya, kaka suka Sinchan kenapa?"

"ummhh.. Kenapa ya.. Lucu sih dek! Trus dia juga jahil. Hehehe.. Kamu suka juga yaa?" 

(diam...) 
lalu aku memulai bertanya 

"nama kamu siapa?"

"hoshi, / oci.. Kaka pasti Nonik.."

*deg! Kok dia tahu (-_-!!)
"eeehh, kok kamu tahu sayang??? Hi.."

"dari komik itu, ada tulisan nama kaka.."

kebetulan aku sering menamai setiap barang yang kumiliki..
Lalu percakapan kami muter-muter..
Lalu...

"kak.."

"ya?"

"cita-cita kaka apa?"

"umhh..???
(dalam hati pikirku apa ya?? dijaman sekarang dapat kerjaan aja udah sukur, repot-repot urusin cita-cita. Tapi aku ingat dia anak kecil, rasa ingin tahu sangat tinggi seperti menara eiffel)
kakak... Kaka mau jadi Publik Relation dek.."

"Itu apa?"

"itu... (kan bener dikasih tahu aja dia ga tau -___- huuufttt.. ) Itu Pembicara, nanti kamu ketemu orang banyak dan kamu sebagai wakilnya dia membicarakan dimuka umum, biasanya yg diwakilkan orang penting dari sebuah lembaga...
Kalau kamu apa??"

dengan semangatnya dia menjawab
"kalau aku ; aku mau jadi badut kak.."

(GUBRAAKKKK.....!!! CITA CITA KOK BADUUTT??? -___-"""""""""")
*tarik nafas haahh..*
"loh kenapa badut?"

"soalnya badut selalu ceria ga pernah cemberut dan dia lucu juga kayak Sinchan."

"iya juga ya hhehe :D..
Kamu kesini mau apa?"

"terapi kak, kakak??"

"terapi? Kamu sakit apa sayang?"

"ga tau, kata mama sih hati Oci ada racunnya jadi harus dibersihkan.."

"ooh.. (sebenarnya ga tau itu sakit apaan..)

diam sejenak anak itu mulai bertanya lagi
"ka, apa hal yg paling kaka suka?"

"hobby? Kakak suka dengerin musik, duduk sendiri dan kakak suka kalau makan es krim :D
kamu?"

"aku suka kalau lagi main sama papa mama ka, trus kalau semua temen-temen sama saudara lagi main kerumah. Semuanya riuh, aku suka"

"oo kalau itu kaka juga suka. Becanda sama temen-temen, ngejahilin orang dll.."

"tapi Oci paling suka saat papa mama meluk Oci terus Oci senyum deh. Tapi Oci bingung kenapa mereka nangis ya ka..." (sejenak aku berfikir, iya ya. Saat kita dipeluk oleh orang yg paling menyayangi kita, itulah saat paling membahagiakan..)

"oh iya orang tua kamu mana?"

"lagi di TU.. Ka, apa hal terbaik yg pernah kaka dapatkan?"

"heh? " (anak sekecil ini bertanya beginian?? umh, rasa-rasanya belum ada, karna kaka masih muda jadi masih jauh perjalanan. Apalagi kamu masih kecil masih lebih panjang lagi..)

"tapi Oci udah dapet kak, hal terbaik yg pernah ada ialah Oci punya diri Oci dan harapan-harapan Oci.."

setelahnya ada wanita yg umurnya kira-kira 10 tahun diatas ku datang bersama seorang pria, kupikir itu suaminya. Dan benar mereka adalah orangtua Oci, lalu mereka masuk keruang periksa.. Beberapa menit kemudian pria itu keluar, duduk disampingku dan bertanya

"apa yg dia katakan?"

"hemm?? Oci? banyak..!!"

"dia menanyakan cita-citamu?"

"ya?"

"Oci selalu melakukan itu setiap bertemu orang baru.."

"dia sakit apa?"

"Hoshi, menderita Kanker Hati, dan sudah stadium akhir. Kami berharap ada keajaiban datang dan menyembuhkan dia, setiap hari Oci hanya berkata bahwa dia bahagia memiliki kami dan juga racun dihatinya.."

"kalian orangtua yg baik, (karna aku sendiri enggan berkomentar panjang takut membuat ayah muda ini semakin rapuh atau mau dibilang aku mengerti perasaan mereka juga tidak, karna aku tidak pernah diposisi seperti mereka.)"

"Oci bilang ingin menjadi badut ya? Itu karna mereka sering melihat kami menangis dan Oci sering berdandan ala badut untuk menghibur kami.."

"Oci anak yg beruntung dia memiliki orangtua yg baik seperti kalian.."

"tidak, menurutku bukan karna itu ;
Dia memang beruntung, karna dia memiliki hati yg SAKIT itu makanya dia mau bersyukur dan mau berharap. Meski harapan itu sendiri sudah tidak mungkin terjadi. Sejak kami memiliki Oci, dia seperti bintang bersinar bagi kami (dalam bahasa Jepang HOSHI berarti Bintang yg bersinar, -red) sejak itu kami tahu arti bersyukur dan arti berharap seperti apa."
kita mungkin seperti itu, melupakan hal hal kecil terbaik yg pernah kita miliki, alangkah baiknya kita menjadi Hoshi, mengingat hal kecil itu dan menghargainya. Kar'na dari hal kecil terlebih dahulu lah hal besar dapat terjadi.

*3 hari kemudian saat aku kembali ke Rumah Sakit itu untuk control ; aku mendapat kabar dari Rumah Sakit itu bahwa Oci meninggal hari lalu dan menitipkan secarik kertas padaku.

Tertuliskan

"terima kasih kak, Sudah menjawab pertanyaanku.
Sungguh kakak mau menjawabnya dan tidak mengabaikan aku.
Salam sayang Oci ^^." 

aku terhenyuk dalam lamunanku.
"Oci, makasih juga ya udah memberi waktu ngobrol sama kaka, disisa waktu kamu :)"


*NB : jadilah anak kecil barang sejenak, jangan menjadi besar dan tinggi, karena kau akan melewatkan hal hal kecil yang ada dibawah..
-J.N - 18thn..

Jumat, 13 Januari 2012

bingung intinya apa ?

Cinta merupakan karuniaNya yang hadirnya tanpa diundang dan dengan secara tiba-tiba kita sadari kuat tertanam. Denyut jantung,galau,semangat.dsb terasa kuat saat kita menaruh cinta pada seseorang, yang seakan ibarat cahaya dalam setiap langkah kita.
Namun ketika kita tau orang yang kita cintai ga bisa mencintai kita? 
ga pernah menaruh hati pada kita?
ga pernah menginginkan kita? 
kata kekecewaan yang tumpah….
ketika ada alasan :
“Akupun ga tau kenapa,tapi dia yang  terbaik dintara sekian banyak manusia,sungguh tak ada yang bisa menggantikannya walau dicari kebelahan bumi manapun!”(*bahasa gombalnya)
Perih yang dirasa…kemanakah kita mengadu?(*ayu ting-ting jadinya)
dimana tempat untuk mengobati luka hati kita?
Sadarkah kita..?
saat kita mencintai seseorang itu sama artinya kita telah menghamba kepadanya…
Sadarkah kita..?
saat seseorang yang kita cintai tidak mencintai kita, itu berarti dia melihat kekurangan pada kita?

Terpikirkah kita..?
jika dia yang kita harap ga bisa mencintai kita, apalagi yang menciptakannya??
bersyukurlah kita yang menyadari akan kekhilafan kita…bahwa sangat sulit untuk menggapai cintaNya,
apa Tuhan marah saat kamu ga membalas cintaNya?(*jawab menurut ajaran agama aja ya gan)

sesungguhnya apa yang uda kita miliki adalah sempurna…
rupa wajah kita adalah yang terindah yang kita miliki….
namun sinarnya belum terlihat...masih pudar dan perlu dibersihkan..
dimana letaknya tersimpan? didasar yang paling dalam,yang sulit terjangkau
jika sinarnya sudah mendekati kesempurnaan kilaunya akan memancar… itulah kecantikan/ketampanan yang anak 2012 bilang inner beauty…..
Cinta pandangan pertama itu cinta fisik(*bo'ong klo dari hati gan)
seseorang yang mengerti cinta akan mencintai bukan karena kecantikan/ketampanan atau kekayaan,
tetapi melihat pancaran yang ada pada inner beauty tadi…
karena kecantikan fisik itu hanya hitungan waktu
kekayaan akan lenyap bersama putaran roda dunia…
sedangkan pancaran hati akan selalu abadi bersama usiamu nanti
Namun ga harus kita lupa bahwa cinta tak berarti memiliki, kita tak bisa memiliki hati kita sendiri, apalagi kepunyaan orang lain? yang berhak memilikinya hanyalah Dia

jadi banyak-banyaklah berharap,hingga kata pepatah katanya ;
" ketika salah satu pintu kebahagiaan tertutup, maka pintu kebahagiaan yang lain terbuka,tapi sering kita terpaku begitu lama pada pintu yang tertutup sehingga tak melihat pintu lain yang telah terbuka "(br. Sinaga)