Rabu, 23 Mei 2012


Sayang pertama kali kita berjumpa dulu
indah...
tak pernah dapat aku bayangkan lagi
andai diriku ini tetap seperti dulu
tak pernah...
terlintas khianati cintamu pada diriku
saat diriku terlarut
lupakan senyum manismu
maafkan lah aku
Takkan ada cinta yang dapat merebut hatiku
takkan pernah ada cinta yang dapat merebut hatiku
kecuali...
kecuali...
kecuali kamu
Harus kusadari,
s’mua yang pernah ada
s’mua yang pernah kudamba
hanya ego ntuk merubah hidupku
aku takut membawamu dikehidupanku yang seperti ini
aku takut buatmu merasakan yang saat ini kualami
aku takut...
diantara beribu bintang,mungkin kamu bukan yang paling terang
melayang disudut langit dengan cahaya seadanya
tapi tetap bercahaya hingga sang fajar menyongsong
Saat ini aku sangat rapuh
teringat saat terakhir kau genggam tanganku
ada beberapa tetesan air mata disana
dan sebuah dekapan terhangat
ga ada yang semangati aku sekuat dirimu
ga ada yang sayangi aku setegar dirimu
ga ada yang susteri aku sehangat belaimu
ga ada yang menungguku sesabar dirimu
ga ada yang membenciku seperti cintamu
trima kasih sekali pernah mengenalkanku arti cinta yang sesungguhnya
pelajaran yang ga pernah kudapatkan kemanapun belajar
bu Guru,ini mata pelajaran terakhirnya kan???
andai ada miliaran liter tinta yang tergores saat ini
itu bukan penyesalan
bukan ketidak bahagiaan
hanya sebuah ungkapan aku masih tersenyum disini melihatmu bahagia disana
aku harus bilang
“ kamu mahluk terbaik  yang pernah Dia perkenalkan untukku “
             Atribute to Ronni Mariani Sinaga

Tidak ada komentar:

Posting Komentar